We probably never know sure about what is going happen tomorrow, even several years later.
Human just may make plan and able to do the best effort. If your future brings you to much worries, just do what can you do now, RIGHT NOW! Your short term plans will influence the next.

Advertisements

We probably nev…

Babun-Babun Penjajah Techno

Menjadi Student Exchange mentakdirkan kami untuk bertemu dan hidup di negeri seberang sebagai orang asing. Awalnya bahkan kami tidak mengenal satu sama lain. Dari mereka bersembilan pun yang kukenal awalnya hanya Ejo, Dian, dan Raja. Ternyata asumsi itu benar, hidup di negeri orang, menjadikan teman biasa berubah status seperti halnya saudara. Di tempat itu juga kami sama-sama mengumpulkan kepingan cerita. Bahkan yang nantinya akan begitu banyak kuceritakan juga pada kalian. Thanks for Brothers and sisters, Thanks for the moment when we together.. 🙂
Blog ini juga kuapresiasikan untuk mereka. Yuk kita kenalan dengan para babun-babun penjajah Techno, 555 ++ (Babun lahir dari ungkapan metafora koko Adam yang selalu punya kosa kata unik dan ekstrim, seperti anak cacing, anak ular, babun, huruf cacing, dsb)

Babun pertama :Ejo Imandeka (Ejo)

Image

Dari awal kami sudah mencetuskannya sebagai leader. Mahasiswa Fakultas Teknik Informatika yang pembawaannya terkesan sangat-sangat dewasa, berkarakter tenang, dan sabar. Banyak yang memujinya karena Bahasa Inggrisnya sangat bagus. Dia mengambil program paketan kuliah, magang, dan skripsi selama  1 tahun di Songkhla. Bicaranya juga tenang tapi terkadang bersikap acuh. Perkataan dan pola pikirnya juga terkadang tidak gampang ditebak. Senantiasa berusaha untuk menjaga attitude tapi suka cari perhatian juga*peace jo! Kami menyebutnya dengan Papa, istrinya mama kami si Fransiska! LOL. *Papa Ejo Continue reading “Babun-Babun Penjajah Techno”

Thailand’s Halal Food and Beverage

Membicarakan tentang makanan memang mendatangkan nuansa tersendiri. Ini soal lidah!Srrrpphh
Beberapa makanan yang pernah kami coba dan cukup recommended untuk dicoba juga jika anda berniat berkunjung kesana. Awalnya memang terasa aneh, tapi makin lama akan terbiasa dan bisa mendapatkan celah sisi terlezatnya. Semua makanan itu lezat, tapi kehalal an nya perlu dipertimbangkan kembali jika sudah berada di negara ini.

But all foods below are save to grab! InsyAllah,,

Image
Ke Thailand harus berkenalan dengan “Cayen”. Teh tarik yang punya resep tertentu. Teh, susu, dan apa lagi ya? hehe Rasanya manis rasa teh susu, tapi ada aroma dan rasa khas yang sepertinya tidak bsa ditemui di negara lain.

Continue reading “Thailand’s Halal Food and Beverage”

The First Shock In The Lunch Time

Image
Saat memasuki restoran khas masakan tradisional Thailand yang suasananya juga klasik dan rindang.

rencana yang diisukan beberapa hari sebelumnya, Aku dan Dian diundang  untuk dinner di restoran khas Thailand bersama adjan-adjan di office. Adjan Ju memberitahuku kemaren ini dikhususkan dalam rangka menyambut kami dari Indonesia dan China, juga adjan tengkwa yang baru bergabung bersama mereka menjadi dosen di Rajamangala. Tapi tiba” rencana itu berubah menjadi waktu Lunch. Berangkat mengggunakan mobil mini adjan ju bareng Qing, Min, juga Dian. Restoran itu sepertinya memang agak jauh dari kampusl, dibawahmonkey hill seperti yang pernah diceritakan mom. Restoran yang begitu teramat sangat tradisional, rindang dan sangat sederhana.

Continue reading “The First Shock In The Lunch Time”

Fried Chicken Boy

Kami jadi maniak melihat para penjual makanan berjilbab karena berarti kebutuhan perut bisa teratasi. Hayay! Alhamdulillah, Akhirnya kami masuk ke rumah makan sederhana yang berlabel halal dan penjualnya berjilbab, Rumah makan Malaysia yang punya banyak menu makanan melayu, tapi  menunya tentu saja tertulis dengan huruf cacing semua. Biasanya muslim disini bisa berbahasa Melayu. Kami tanyakan saja menunya dengan logat melayu yang dibuat-buat. Akhirnya Nasi ayam pedas ( nasi putih dengan lauk lumuran sayur plus cincangan daging ayam berbumbu kuah pedas dan kental, nasi goreng (yang porsinya lumayan banyak dengan campuran daging ayam cincang juga kol dan sebagainya) bisa kami nikmati, bahkan tomyam dan sup juga ada. Hanya itu menu yang paling sering kami pesan. Menu lainnya mungkin masih banyak banyak, tapi mendapati makanan yang hampir sama dengan di Indonesia sudah lebih dari cukup rasanya. Penjualnya yang kami panggil mak cik juga sangat ramah walaupun bahasa Melayunya tidak terlalu fasih.

Image
niih dia

Tapiii, Toko disebelahnya membawakan aroma yang begitu wangi. Para Boys tentu tidak menyadari, tapi naluri kewanitaan kami bisa dengan mudah menangkapnya (Hokk! Hahaha). Dian yang pertama kali mengejutkan “Kak kak ! cowok yang disebelah itu kok senyum-senyum terus ngeliat kita?”. Kualihkan pandangan ke toko makanan sebelah yang menyediakan fried chicken juga berbagai minuman.Kubaca dari senyumannya dia ingin terlihat ramah dan begitu tertariik mengetahui kami ternyata orang asing. Continue reading “Fried Chicken Boy”

Forum Dunia Hukum

Perdebatan dan pro kontra terhadap lembaga perkawinan nikah sirri dan poligami akan selalu muncul di dalam masyarakat. Dari sisi istilah, seakan-akan keduanya memiliki makna yang berbeda, padahal kedua istilah tersebut memiliki tujuan yang sama dan tata cara yang sama. Ada dua hal yang menjadi perbedaan, yaitu latar belakang terjadinya pernikahan dan sifatnya yang terbuka (diumumkan).

Penulisan ini bukan bertujuan untuk melegalisasi pemidanaan terhadap pelaku poligami dan nikah sirri, namun lebih kepada pembelajaran kepada masyarakat mengenai bagaimana sebenarnya hukum Indonesia memberikan aturannya.

View original post 1,101 more words